JURNALMALUKU – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026.
Gerakan yang dirangkaikan dengan pembukaan Pemusatan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) itu berlangsung di Pendopo Bupati Saumlaki, Selasa (28/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyerahkan Bendera Merah Putih secara simbolis sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih yang digagas Kesbangpol Kepulauan Tanimbar untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, cinta tanah air, dan kebanggaan terhadap simbol negara.
Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak mengatakan, pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memelihara nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Bendera Merah Putih bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Di dalamnya tersimpan sejarah perjuangan, keberanian, pengorbanan, serta semangat para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya.
Menurutnya, setiap lembar Bendera Merah Putih yang dikibarkan merupakan simbol penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa sekaligus pengingat bahwa persatuan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Karena itu, Juliana mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap rumah, kantor, sekolah, dan berbagai tempat strategis selama bulan kemerdekaan sebagai bentuk kecintaan kepada Indonesia.
“Melalui gerakan ini, kami berharap semangat nasionalisme terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga mereka semakin menghargai perjuangan para pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan karya, prestasi, serta pengabdian kepada bangsa dan daerah,” katanya.
Ia menambahkan, Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih merupakan momentum penting untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan simbolis semata, tetapi menjadi gerakan bersama yang mampu menanamkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan hingga ke pelosok desa.
Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Pemkab Kepulauan Tanimbar optimistis Gerakan Nasional Pembagian Bendera Merah Putih akan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan persatuan, kerja keras, dan kontribusi nyata demi kemajuan daerah serta Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kepala desa, pimpinan sekolah, tokoh gereja, panitia, pelatih, serta calon anggota Paskibraka Tahun 2026.(JM-ES).
