JURNALMALUKU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Kepengurusan baru organisasi tersebut dipimpin oleh Maruarar Sirait sebagai Ketua Umum dan Benjamin Patondok.
Selain pengurus DPP, pengukuhan juga dilakukan terhadap Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Kehormatan. Sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari menteri, wakil menteri, anggota DPR RI hingga DPD RI, turut masuk dalam jajaran kepengurusan organisasi tersebut.
Salah satu figur yang mendapat perhatian adalah Senator asal Maluku, Novita Anakotta, yang dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Ketua Umum DPP PIKI periode 2026–2031.
Selain Novita, Hendrik Lewerissa juga mendapat amanah sebagai anggota Dewan Kehormatan. Penunjukan tersebut menempatkan Gubernur Maluku bersama sejumlah tokoh nasional yang memiliki peran strategis di tingkat pusat maupun daerah.
Di jajaran Dewan Kehormatan, Hendrik Lewerissa bergabung dengan sejumlah nama penting, antara lain Hasyim Djojohadikusumo, yang juga dikenal sebagai adik Presiden Prabowo Subianto. Selain itu terdapat pula Luhut Binsar Pandjaitan, Bungaran Saragih, Yulius Selvanus, Elisa Kambu, Apolos Safanpo, serta Dominggus Mandacan.
Prosesi pengukuhan dan pemberkatan pengurus DPP, Dewan Pakar, Dewan Penasehat, serta Dewan Kehormatan PIKI periode 2026–2031 dipimpin oleh Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Pendeta Jacky Manuputty.
Momen pelantikan tersebut juga disaksikan sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nazaruddin Umar, serta Kepala Badan Komunikasi Presiden Mohamad Qodari.
Pelantikan kepengurusan baru ini diharapkan semakin memperkuat peran PIKI sebagai wadah intelektual Kristen yang berkontribusi dalam pembangunan bangsa, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam menjawab tantangan nasional ke depan. (JM–AL).

