JURNALMALUKU – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (Pemkab MBD) menyalurkan bantuan sarana usaha kepada puluhan kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan di daerah tersebut.

Penyaluran bantuan berlangsung di Gudang Logistik Pemkab MBD, Jumat (12/12/2025), dan difasilitasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten MBD. Sebanyak 34 kelompok usaha menerima lima jenis paket bantuan yang disesuaikan dengan bidang usaha masing-masing.

Wakil Bupati Maluku Barat Daya, Agustinus L. Kilikily, mengatakan sektor IKM dan UMKM memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangannya melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, bantuan sarana usaha yang diberikan merupakan stimulus awal guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil usaha. Ia menekankan pentingnya inovasi serta pengelolaan usaha yang profesional agar produk lokal mampu bersaing di pasar.

“Pemberdayaan masyarakat menjadi kunci penguatan ekonomi daerah. Jika dikelola dengan baik, IKM dan UMKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” ujarnya.Kilikily menambahkan, meski bantuan yang disalurkan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pelaku usaha, dukungan tersebut diharapkan dapat memacu semangat kerja serta mendorong kemandirian usaha ke depan.

Pemkab MBD, lanjutnya, berkomitmen terus memberikan dukungan melalui peningkatan kapasitas, penguatan produksi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung bagi pelaku usaha kecil.

Bantuan sarana prasarana ini diberikan kepada kelompok usaha penjahit, bengkel, pertukangan, reparasi sofa, dan percetakan umum, dengan total nilai bantuan mencapai Rp622 juta. (JM-EA).0

