JURNALMALUKU – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, meresmikan Kantor Baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya, Jumat (30/1/2026). Peresmian ini sekaligus menandai peluncuran digitalisasi sistem pelayanan dan pengelolaan internal perusahaan.
Direktur Utama Perumda Panca Karya, Rani Tualeka, dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan kantor baru merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Maluku melalui penyertaan modal daerah sebagaimana diatur dalam Perda Provinsi Maluku Nomor 3 Tahun 2020. Ia menambahkan, kantor lama yang telah digunakan sejak 1963 dinilai sudah tidak representatif akibat faktor usia bangunan serta risiko banjir.

Gedung baru yang mulai dibangun pada 2020 dan selesai pada 2021 ini memiliki luas sekitar 1.340 meter persegi, mengusung desain modern dan representatif. Kantor tersebut kini menjadi pusat aktivitas kerja bagi sekitar 260 pegawai, dengan fasilitas penunjang yang dilengkapi secara bertahap hingga 2022.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi atas diresmikannya kantor baru sekaligus penerapan digitalisasi pada sistem keuangan, absensi, dan pelayanan perusahaan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi Perumda Panca Karya menuju BUMD yang profesional, transparan, dan berdaya saing.
“Ini bukan sekadar peresmian gedung, tetapi menjadi simbol semangat baru untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan publik, serta kontribusi terhadap pendapatan asli daerah,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan yang sama, manajemen Perumda Panca Karya juga melaporkan peningkatan kinerja di sektor transportasi penyeberangan. Saat ini, enam armada feri telah beroperasi, dan ditargetkan sembilan armada beroperasi penuh pada Maret 2026 guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Maluku.
Peresmian kantor baru ini diharapkan menjadi tonggak penguatan Perumda Panca Karya sebagai BUMD yang sehat, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku. (JM–AL).

