JURNALMALUKU – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi melepas keberangkatan penumpang program tiket mudik gratis angkutan laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Belakang Kota Ambon, Kamis (12/03/2026) malam.
Pelepasan tersebut ditandai dengan keberangkatan penumpang yang menggunakan KM Cantika Lestari 8A dengan tujuan Namlea serta KM Cantika Lestari 9F yang melayani rute Buano, Kawasi, Ternate, Sofifi hingga Manado. Sebelumnya, pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIT, penumpang tiket gratis juga telah diberangkatkan menggunakan KM Cantika Lestari 77B dengan tujuan Maluku Barat Daya.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa program tiket mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku sebelumnya mengusulkan kuota tiket gratis kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan agar masyarakat Maluku dapat terbantu dalam perjalanan mudik.
“Pemerintah Provinsi Maluku mengusulkan agar masyarakat Maluku mendapatkan kuota tiket gratis untuk angkutan laut Lebaran tahun ini. Puji Tuhan, permohonan tersebut dikabulkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan,” ujar Lewerissa.

Ia menjelaskan bahwa pada awalnya Provinsi Maluku mendapatkan kuota 14.000 tiket gratis untuk berbagai rute pelayaran dari Ambon ke sejumlah daerah di Maluku. Namun setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut, pemerintah pusat kembali memberikan tambahan 12.000 tiket gratis, sehingga total kuota yang tersedia bagi masyarakat mencapai 26.000 tiket.
Gubernur menyampaikan bahwa tambahan kuota tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan transportasi masyarakat Maluku yang sebagian besar mengandalkan transportasi laut.
“Ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Maluku. Permohonan Pemerintah Provinsi Maluku dikabulkan dan akhirnya dapat dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan untuk pulang ke kampung halaman,” katanya.
Ia menambahkan, program tiket gratis tersebut juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.


“Dalam kondisi ekonomi saat ini, fasilitas tiket gratis tentu sangat membantu masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih mudah,” ujarnya.
Lewerissa juga menekankan bahwa mudik bukan hanya sekadar perjalanan biasa, tetapi memiliki makna emosional yang mendalam bagi masyarakat yang ingin kembali berkumpul dengan keluarga.
“Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin. Ini adalah kerinduan untuk pulang kampung dan merayakan Idulfitri dengan penuh sukacita bersama keluarga dan orang-orang terkasih,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Maluku juga mengingatkan para penumpang yang memperoleh tiket gratis agar menjaga keamanan dan ketertiban selama perjalanan laut.
“Saya berharap seluruh penumpang dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama dalam pelayaran sehingga dapat tiba di tujuan dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman,” pesannya.
Di akhir sambutan, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program mudik gratis bagi masyarakat Maluku tahun 2026. (JM–AL).

