JURNALMALUKU – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Yandri Letelay di Desa Wakarleli, Pulau Moa, pada Jumat dini hari, 3 Juli 2026.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Maluku Barat Daya, Philips Johnius Mosse, S.E., saat dihubungi wartawan Media Jurnal Maluku, Jumat (3/7/2026), mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan staf ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan mengidentifikasi kondisi korban serta dampak kebakaran yang terjadi.
“Dinas Sosial P3A Kabupaten Maluku Barat Daya telah mengirimkan staf untuk melihat dan mengidentifikasi kejadian di lapangan. Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial akan memberikan bantuan Bufferstock sesuai dengan ketersediaan stok yang ada di gudang Dinas Sosial Kabupaten Maluku Barat Daya,” ujar Philips.

Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa tanggap darurat.
Adapun bantuan Bufferstock yang akan disalurkan kepada korban terdiri atas:
-Kasur
-Selimut
-Family Kit
-Kids Wear
-Sandang Dewasa
-Pembalut Wanita
-Velbed
Menurut Philips, seluruh bantuan akan disalurkan sesuai hasil identifikasi di lapangan dan menyesuaikan dengan ketersediaan Bufferstock yang dimiliki Dinas Sosial P3A Kabupaten Maluku Barat Daya.
Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban yang dialami keluarga Yandri Letelay pascakebakaran serta membantu memenuhi kebutuhan pokok yang mendesak.
Sebelumnya, rumah milik Yandri Letelay yang berlokasi di Desa Wakarleli, Pulau Moa, mengalami kebakaran pada Jumat dini hari, 3 Juli 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan rumah korban mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan dari pemerintah melalui bantuan sosial bagi keluarga yang terdampak.
(JM–AL).

