JURNALMALUKU – Sebuah rumah milik Yandri Letelay yang berlokasi di Desa Wakarleli, Pulau Moa, tepatnya di belakang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dilaporkan mengalami kebakaran yang diduga akibat tindakan pembakaran oleh orang tak dikenal (OTK), pada Jumat dini hari, 3 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIT.
Saat memberikan keterangan kepada Media Jurnal Maluku pada Jumat (3/7/2026), Yandri Letelay menjelaskan bahwa saat peristiwa terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena dirinya bersama keluarga sedang berada di Pulau Kisar.
“Saat kejadian tidak ada seorang pun di rumah karena kami sedang berada di Kisar. Kami sangat terkejut ketika mendapat kabar bahwa rumah kami terbakar,” ungkapnya.


Hingga kini, penyebab pasti maupun motif di balik peristiwa tersebut masih belum diketahui. Dugaan sementara mengarah pada tindakan pembakaran yang dilakukan oleh orang tak dikenal, sehingga keluarga korban berharap aparat penegak hukum segera mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.
Yandri Letelay menyampaikan bahwa apabila memang terdapat persoalan atau kesalahpahaman dengan pihak tertentu, seharusnya dapat diselesaikan melalui musyawarah dan jalur hukum, bukan dengan melakukan tindakan yang merugikan dan membahayakan seperti membakar rumah.
“Kalau memang ada kesalahpahaman, mari diselesaikan dengan baik. Jangan sampai rumah yang menjadi sasaran. Rumah ini kami bangun dengan susah payah melalui kerja keras selama bertahun-tahun sebagai tempat berteduh keluarga dari panas dan hujan,” ujarnya.


Keluarga korban secara khusus meminta kepada Kepolisian Resor (Polres) Maluku Barat Daya agar segera melakukan penyelidikan secara profesional, mengidentifikasi pelaku, menangkap pihak yang bertanggung jawab, serta mengungkap motif di balik dugaan pembakaran tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, keluarga korban berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya bersama instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap peristiwa ini agar proses penanganan berjalan dengan baik dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut agar memberikan rasa aman serta mencegah kejadian serupa terulang kembali di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih diharapkan segera memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut. (JM–AL).

