JURNALMALUKU – Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Maluku menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Liga Member BUMDes Hatukau yang berlangsung mulai 03 Mei hingga 16 Mei 2026.
Ketua Depidar SOKSI Maluku, R. Boy Sangadji yang akrab disapa Bung RBS, mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta turnamen serta berharap kompetisi tersebut menjadi ajang yang menjunjung tinggi sportivitas, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kebugaran serta kekompakan antar peserta.
Menurut Bung Boy Sangadji, turnamen mini soccer bukan hanya sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan persaudaraan, meningkatkan keakraban, dan menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda maupun masyarakat.
“Junjung tinggi sportivitas, hormati wasit, dan terimalah hasil pertandingan dengan lapang dada. Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kekompakan dan kegembiraan, bukan permusuhan,” tegasnya.
Ia juga berharap Turnamen Mini Soccer Liga Member BUMDes Hatukau dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir serta mampu melahirkan bibit-bibit potensial di bidang sepak bola dan mini soccer di Maluku.
Senada dengan itu, Direktur Politik Anak Muda–Indonesia (POLAM-Indonesia), Abubakar Karepesina menilai dukungan yang diberikan Bung Boy Sangadji merupakan bentuk nyata soliditas dan solidaritas anak muda Maluku dalam mendukung kegiatan sosial dan pengembangan olahraga di daerah.
Menurut Abubakar, pelaksanaan turnamen yang dibuka pada 03 Mei 2026 hingga berlangsung sampai 16 Mei 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga lokal agar mampu berkembang hingga ke tingkat nasional.
Ia juga menyampaikan bahwa Bung R. Boy Sangadji sebelumnya telah terkonfirmasi oleh panitia untuk membuka kegiatan tersebut. Namun karena adanya agenda penting di Jakarta, beliau dijadwalkan menghadiri sekaligus menutup Turnamen Mini Soccer Liga Member BUMDes Hatukau pada 16 Mei 2026 mendatang.
Dalam konteks olahraga sepak bola modern, mini soccer dinilai menjadi wadah yang tepat untuk pembinaan usia dini sekaligus sarana olahraga yang sehat, kompetitif, dan mampu mempererat kebersamaan masyarakat dari berbagai kalangan usia. (JM–AL).

