JURNALMALUKU – Komisi III DPRD Provinsi Maluku mendesak manajemen PT Panca Karya untuk segera mengoperasikan kembali KM Bahtera Nusantara.
Beroperasinya KM Bahtera Nusantara dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendukung distribusi logistik masyarakat di wilayah kepulauan Maluku.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Senin (31/8/2026).
Wadjo mengaku, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap aset milik Pemerintah Provinsi Maluku yang memiliki potensi memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Menurutnya, dalam pertemuan dengan manajemen Panca Karya pada Juli 2026, telah disampaikan target pengoperasian KM Bahtera Nusantara pada pertengahan Agustus. Namun, hingga akhir Agustus, kapal tersebut belum juga beroperasi.
“Hasil rapat di bulan Juli itu sudah disampaikan secara langsung oleh direksi bahwa operasional kapal Bahtera Nusantara akan dilakukan pada pertengahan Agustus. Ini sudah akhir Agustus, karena itu kita minta ini menjadi perhatian serius,” katanya.
Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan direksi, kendala utama yang membuat KM Bahtera Nusantara belum kembali beroperasi setelah vakum sejak 2023 adalah kerusakan teknis yang membutuhkan salah satu alat atau suku cadang.
Alat tersebut, kata dia, masih dalam proses pemesanan dari Surabaya. Karena itu, ia meminta manajemen Panca Karya mempercepat proses perbaikan agar kapal tersebut dapat segera kembali melayani masyarakat.
“Kalau alat yang dipesan sudah ada maka segera dipasang dan diuji coba agar dapat beroperasi untuk melayani masyarakat dan distribusi logistik di pulau-pulau di Maluku,” tegasnya.
Menurutnya, pengoperasian KM Bahtera Nusantara menjadi penting karena kapal tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarpulau.
“Kapal tersebut diharapkan dapat kembali melayani rute Ambon-Banda-Tual pulang-pergi,”ujarnya. (JM–AL).