JURNALMALUKU – Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru melakukan kunjungan langsung ke lokasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Durjela, Selasa (12/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan program strategis nasional yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kepulauan Aru, Jordan Samloy, kepada Jurnal Maluku menjelaskan bahwa kunjungan berlangsung sejak pukul 08.00 WIT dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Amanda, SH., MH., bersama rombongan.

“Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kejaksaan melihat dan mengawasi langsung proses produksi, pemorsian hingga distribusi MBG yang dilakukan oleh SPPG Durjela 001 dan SPPG Durjela 002,” ujar Jordan Samloy.
Menurutnya, pihak Kejaksaan memastikan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.


Selain melakukan pengawasan lapangan, Kejari Kepulauan Aru juga berdialog bersama pihak Korwil Badan Gizi Nasional dan Kepala SPPG guna mendengar berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program MBG, termasuk potensi persoalan yang dapat muncul di kemudian hari.
Jordan mengungkapkan, pihaknya meminta dukungan dan pendampingan dari Kejaksaan dalam mengawal pelaksanaan program MBG di Kepulauan Aru, terutama terkait pengawasan terhadap harga bahan baku yang kerap mengalami kenaikan dan fluktuasi.
“Kami meminta perlindungan hukum dari pihak Kejaksaan agar tidak terjadi mark up harga bahan baku di lingkungan SPPG,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan Kejaksaan dalam pengawasan dini dinilai penting guna mencegah potensi tindak pidana sekaligus memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Jordan menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap sektor pendidikan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, hingga pengentasan kemiskinan di wilayah Kepulauan Aru.
“Program MBG menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Aru,” tutupnya. (JM–AL).

