JURNALMALUKU-Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mencatat tonggak penting dalam reformasi birokrasi dengan menggelar ekspose penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Kamis (5/2/2026). Langkah ini menempatkan MBD sebagai daerah pertama di Provinsi Maluku dan keempat di wilayah kerja Kantor Regional IV BKN Makassar yang siap menerapkan sistem manajemen talenta ASN secara komprehensif.

Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, memaparkan secara langsung arah kebijakan, tahapan pengembangan, serta capaian implementasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkab MBD. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut komitmen bersama antara pemerintah daerah dan BKN Pusat untuk membangun tata kelola ASN yang profesional, objektif, dan berbasis kinerja.

Ekspose ini menjadi forum strategis antara Pemkab MBD dan BKN Pusat guna memastikan penerapan Manajemen Talenta ASN selaras dengan kebijakan nasional, menjamin kualitas dan validitas data ASN, serta menilai konsistensi dan kesiapan daerah dalam menjalankan sistem merit secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala BKN Suharmen, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pembinaan Manajemen ASN BKN Herman, serta jajaran pejabat tinggi dan pejabat fungsional BKN Pusat.

Dalam pemaparannya, Noach menjelaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta ASN di MBD dilakukan secara bertahap dan terukur. Tahapan tersebut meliputi pemetaan kompetensi dan potensi ASN, penilaian kinerja yang objektif dan akuntabel, pembentukan talent pool, hingga pengembangan karier berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
Menurutnya, kebijakan ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kinerja perangkat daerah, serta optimalisasi pelaksanaan program-program prioritas. Penempatan ASN berbasis talenta dinilai menjadi kunci terciptanya birokrasi yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wakil Kepala BKN Suharmen menyampaikan apresiasi atas komitmen tinggi Pemkab MBD dalam mengimplementasikan Manajemen Talenta ASN, meskipun berada di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat pemerintahan nasional.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemkab MBD. Meski daerahnya jauh, komitmen kepala daerah sangat tinggi. Bahkan MBD berpotensi menjadi pilot project penerapan Manajemen Talenta ASN di kawasan Indonesia Timur, terlebih telah didukung sarana dan prasarana seperti Gedung CAT,” ujar Suharmen.

Berdasarkan hasil ekspose, Pemkab MBD dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan penerapan Manajemen Talenta ASN. Ke depan, seluruh proses mutasi, promosi, dan demosi ASN akan sepenuhnya berbasis pada penilaian kinerja dan potensi, sehingga tidak lagi memerlukan mekanisme seleksi terbuka yang selama ini membutuhkan alokasi anggaran besar.

Melalui ekspose ini, Pemkab MBD menargetkan penguatan sinergi dengan BKN Pusat, khususnya dalam pendampingan teknis dan penguatan kebijakan, guna membangun birokrasi daerah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati MBD Agutinus L. Kilikily, Sekretaris Daerah Eduard J. S. Davidz, Plt. Kepala BKPSDM Johana Johansz, Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan David R. Lerrick, serta Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Yosepina Matmey. (JM-EA).

